19.26

datang

<'html'>

Baca selengkapnya....
23.46

SAHABAT

kau memberi aku hidup dalam senyum tulus
tersadar saat lengan kokohmu menyambutku
kusandarkan kepalaku tanpa beban bermakna
terasa hangat dan nyaman tanpa derita

katamu mengalir menyejukkan relung sukmaku
teropongi dalam liat sanubariku
beranjak dari kepalsuan, kegundahan, kepahitan
kau dating dengan keikhlasanmu yang merona lembut

andai ku punya kau di setiap kelahiranku
takkan kupinta hidup yang lain selain ini
harapanku dalam inginku terlampir dalam doa
kupinta tetap kau dan aku, menjadi…sahabatku

Baca selengkapnya....
23.45

Masa Jabatan Suharto

Pada 1968, MPR secara resmi melantik Soeharto untuk masa jabatan 5 tahun sebagai presiden, dan dia kemudian dilantik kembali secara berturut-turut pada tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan 1998.Politik
Presiden Soeharto memulai "Orde Baru" dalam dunia politik Indonesia dan secara dramatis mengubah kebijakan luar negeri dan dalam negeri dari jalan yang ditempuh Soekarno pada akhir masa jabatannya.
Salah satu kebijakan pertama yang dilakukannya adalah mendaftarkan Indonesia menjadi anggota PBB lagi. Indonesia pada tanggal 19 September 1966 mengumumkan bahwa Indonesia "bermaksud untuk melanjutkan kerjasama dengan PBB dan melanjutkan partisipasi dalam kegiatan-kegiatan PBB", dan menjadi anggota PBB kembali pada tanggal 28 September 1966, tepat 16 tahun setelah Indonesia diterima pertama kalinya.
Pada tahap awal, Soeharto menarik garis yang sangat tegas. Orde Lama atau Orde Baru. Pengucilan politik - di Eropa Timur sering disebut lustrasi - dilakukan terhadap orang-orang yang terkait dengan Partai Komunis Indonesia. Sanksi kriminal dilakukan dengan menggelar Mahkamah Militer Luar Biasa untuk mengadili pihak yang dikonstruksikan Soeharto sebagai pemberontak. Pengadilan digelar dan sebagian dari mereka yang terlibat "dibuang" ke Pulau Buru.
Sanksi nonkriminal diberlakukan dengan pengucilan politik melalui pembuatan aturan administratif. Instrumen penelitian khusus diterapkan untuk menyeleksi kekuatan lama ikut dalam gerbong Orde Baru. KTP ditandai ET (eks tapol).
Orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer namun dengan nasehat dari ahli ekonomi didikan Barat. DPR dan MPR tidak berfungsi secara efektif. Anggotanya bahkan seringkali dipilih dari kalangan militer, khususnya mereka yang dekat dengan Cendana. Hal ini mengakibatkan aspirasi rakyat sering kurang didengar oleh pusat. Pembagian PAD juga kurang adil karena 70% dari PAD tiap provinsi tiap tahunnya harus disetor kepada Jakarta, sehingga melebarkan jurang pembangunan antara pusat dan daerah.
Soeharto siap dengan konsep pembangunan yang diadopsi dari seminar Seskoad II 1966 dan konsep akselerasi pembangunan II yang diusung Ali Moertopo. Soeharto merestrukturisasi politik dan ekonomi dengan dwitujuan, bisa tercapainya stabilitas politik pada satu sisi dan pertumbuhan ekonomi di pihak lain. Dengan ditopang kekuatan Golkar, TNI, dan lembaga pemikir serta dukungan kapital internasional, Soeharto mampu menciptakan sistem politik dengan tingkat kestabilan politik yang tinggi.
Eksploitasi sumber daya
Selama masa pemerintahannya, kebijakan-kebijakan ini, dan pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar namun tidak merata di Indonesia. Contohnya, jumlah orang yang kelaparan dikurangi dengan besar pada tahun 1970-an dan 1980-an.
Warga Tionghoa
Warga keturunan Tionghoa juga dilarang berekspresi. Sejak tahun 1967, warga keturunan dianggap sebagai warga negara asing di Indonesia dan kedudukannya berada di bawah warga pribumi, yang secara tidak langsung juga menghapus hak-hak asasi mereka. Kesenian barongsai secara terbuka, perayaan hari raya Imlek, dan pemakaian Bahasa Mandarin dilarang, meski kemudian hal ini diperjuangkan oleh komunitas Tionghoa Indonesia terutama dari komunitas pengobatan Tionghoa tradisional karena pelarangan sama sekali akan berdampak pada resep obat yang mereka buat yang hanya bisa ditulis dengan bahasa Mandarin. Mereka pergi hingga ke Mahkamah Agung dan akhirnya Jaksa Agung Indonesia waktu itu memberi izin dengan catatan bahwa Tionghoa Indonesia berjanji tidak menghimpun kekuatan untuk memberontak dan menggulingkan pemerintahan Indonesia.
Satu-satunya surat kabar berbahasa Mandarin yang diizinkan terbit adalah Harian Indonesia yang sebagian artikelnya ditulis dalam bahasa Indonesia. Harian ini dikelola dan diawasi oleh militer Indonesia dalam hal ini adalah ABRI meski beberapa orang Tionghoa Indonesia bekerja juga di sana. Agama tradisional Tionghoa dilarang. Akibatnya agama Konghucu kehilangan pengakuan pemerintah.
Pemerintah Orde Baru berdalih bahwa warga Tionghoa yang populasinya ketika itu mencapai kurang lebih 5 juta dari keseluruhan rakyat Indonesia dikhawatirkan akan menyebarkan pengaruh komunisme di Tanah Air. Padahal, kenyataan berkata bahwa kebanyakan dari mereka berprofesi sebagai pedagang, yang tentu bertolak belakang dengan apa yang diajarkan oleh komunisme, yang sangat mengharamkan perdagangan dilakukan[rujukan?].
Orang Tionghoa dijauhkan dari kehidupan politik praktis. Sebagian lagi memilih untuk menghindari dunia politik karena khawatir akan keselamatan dirinya.
Perpecahan bangsa
Di masa Orde Baru pemerintah sangat mengutamakan persatuan bangsa Indonesia. Setiap hari media massa seperti radio dan televisi mendengungkan slogan "persatuan dan kesatuan bangsa". Salah satu cara yang dilakukan oleh pemerintah adalah meningkatkan transmigrasi dari daerah yang padat penduduknya seperti Jawa, Bali dan Madura ke luar Jawa, terutama ke Kalimantan, Sulawesi, Timor Timur, dan Irian Jaya. Namun dampak negatif yang tidak diperhitungkan dari program ini adalah terjadinya marjinalisasi terhadap penduduk setempat dan kecemburuan terhadap penduduk pendatang yang banyak mendapatkan bantuan pemerintah. Muncul tuduhan bahwa program transmigrasi sama dengan jawanisasi yang disertai sentimen anti-Jawa di berbagai daerah, meskipun tidak semua transmigran itu orang Jawa.
Pada awal Era Reformasi konflik laten ini meledak menjadi terbuka antara lain dalam bentuk konflik Ambon dan konflik Madura-Dayak di Kalimantan.[1] Sementara itu gejolak di Papua yang dipicu oleh rasa diperlakukan tidak adil dalam pembagian keuntungan pengelolaan sumber alamnya, juga diperkuat oleh ketidaksukaan terhadap para transmigran.
Kelebihan sistem Pemerintahan Orde Baru
• perkembangan GDP per kapita Indonesia yang pada tahun 1968 hanya AS$70 dan pada 1996 telah mencapai lebih dari AS$1.000
• sukses transmigrasi
• sukses KB
• sukses memerangi buta huruf
• sukses swasembada pangan
• pengangguran minimum
• sukses REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun)
• sukses Gerakan Wajib Belajar
• sukses Gerakan Nasional Orang-Tua Asuh
• sukses keamanan dalam negeri
• Investor asing mau menanamkan modal di Indonesia
• sukses menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta produk dalam negeri
Kekurangan Sistem Pemerintahan Orde Baru
• semaraknya korupsi, kolusi, nepotisme
• pembangunan Indonesia yang tidak merata dan timbulnya kesenjangan pembangunan antara pusat dan daerah, sebagian disebabkan karena kekayaan daerah sebagian besar disedot ke pusat
• munculnya rasa ketidakpuasan di sejumlah daerah karena kesenjangan pembangunan, terutama di Aceh dan Papua
• kecemburuan antara penduduk setempat dengan para transmigran yang memperoleh tunjangan pemerintah yang cukup besar pada tahun-tahun pertamanya
• bertambahnya kesenjangan sosial (perbedaan pendapatan yang tidak merata bagi si kaya dan si miskin)
• kritik dibungkam dan oposisi diharamkan
• kebebasan pers sangat terbatas, diwarnai oleh banyak koran dan majalah yang dibreidel
• penggunaan kekerasan untuk menciptakan keamanan, antara lain dengan program "Penembakan Misterius" (petrus)
• tidak ada rencana suksesi
Krisis finansial Asia
Pada pertengahan 1997, Indonesia diserang krisis keuangan dan ekonomi Asia (untuk lebih jelas lihat: Krisis finansial Asia), disertai kemarau terburuk dalam 50 tahun terakhir dan harga minyak, gas dan komoditas ekspor lainnya yang semakin jatuh. Rupiah jatuh, inflasi meningkat tajam, dan perpindahan modal dipercepat. Para demonstran, yang awalnya dipimpin para mahasiswa, meminta pengunduran diri Soeharto. Di tengah gejolak kemarahan massa yang meluas, Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998, tiga bulan setelah MPR melantiknya untuk masa bakti ketujuh. Soeharto kemudian memilih sang Wakil Presiden, B. J. Habibie, untuk menjadi presiden ketiga Indonesia.
Pasca-Orde Baru
Mundurnya Soeharto dari jabatannya pada tahun 1998 dapat dikatakan sebagai tanda akhirnya Orde Baru, untuk kemudian digantikan "Era Reformasi".
Masih adanya tokoh-tokoh penting pada masa Orde Baru di jajaran pemerintahan pada masa Reformasi ini sering membuat beberapa orang mengatakan bahwa Orde Baru masih belum berakhir. Oleh karena itu Era Reformasi atau Orde Reformasi sering disebut sebagai "Era Pasca Orde Baru".

Baca selengkapnya....
23.44

Maafkan aku teman

Maafkan aku teman
Aku tak sanggup lagi menjagamu
Aku tak sanggup lagi melindungimu
Aku tak sanggup merawatmu

Terlalu banyak tangan kotor yang menyentuhmu
Terlalu banyak tangan kotor yang menodaimu
Terlalu banyak tangan kotor yang merusakmu

Maafkan aku teman
Karena aku tak berdaya menghadapi mereka
Aku tak sanggup menasehati mereka
Tuk menjagamu, menghargai dan merawatmu

Kini tubuhmu hancur di tangan mereka
Orang-orang tak bertanggung jawab itu telah menebangi pohon di tubuhmu
Mencemari wangi tubuhmu dengan polusi udara
Mencemari kulitmu dengan sampah
Dan menodai darahmu dengan limbah

Kini kau murka
Kau goyangkan tubuhmu hingga gempa
Kau menangis sekuatmu hingga hujan dan tanah longsor
Kau tiupkan angin kencang di samudra hingga tsunami
Dan sekarang siapakah yang harus disalahkan atas bencana ini?
Sekali lagi maafkan aku teman

Baca selengkapnya....
23.43

Kanker pada Alat Reproduksi Wanita

Jakarta, Kompas - Kanker pada alat reproduksi masih menduduki peringkat pertama kanker pada wanita. Dua per tiga kasus kanker di dunia terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia. Kanker bisa disembuhkan jika dideteksi sejak dini. Karenanya, setiap wanita perlu mengenali gejala dan memeriksakan diri. Masalah kanker alat reproduksi dibahas dalam seminar yang diselenggarakan Yayasan Kanker Indonesia dalam peringatan ulang tahun ke-26, Selasa (3/6).
Menurut dr Amru Sofian SpOG dari Subbagian Onkologi Ginekologi Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI/RSCM), pertumbuhan sel tak normal/tak terkendali sehingga menyebabkan perubahan bentuk dan pembesaran bagian tubuh disebut tumor. Tumor ada yang jinak dan ganas (kanker). Penyebabnya adalah virus, zat kimia (bahan pengawet tertentu, rokok, bedak/talk, zat pewarna) atau radiasi (sinar matahari, zat radio aktif).
Yang disebut alat reproduksi wanita adalah rahim yang terdiri dari mulut/leher rahim dan badan rahim, indung telur (ovarium), saluran telur, dan liang kemaluan (vagina). Pada kanker mulut rahim yang berperan human papilloma virus (HPV).
Catatan RSCM tahun 1998 menunjukkan, kanker leher rahim ada 79 persen, sedang kanker indung telur 10 persen.
Leher rahim, demikian Mayor Ckm dr Toto Imam Soeparmono SpOG dari Subbagian Onkologi Ginekologi Departemen Obstetri dan Ginekologi RSPAD Gatot Soebroto, merupakan bagian terendah dari rahim, berbentuk kanal/saluran, panjangnya sepertiga panjang rahim.
Faktor risiko kanker leher rahim adalah hubungan seksual/menikah muda (kurang dari 20 tahun), banyak pasangan seksual, kurang merawat kebersihan alat kelamin, merokok.
Kanker leher rahim berkembang bertahap. Pra-kanker meliputi displasia ringan (lima tahun), displasia sedang (tiga tahun), displasia berat (satu tahun) sampai menjadi kanker stadium 0. Tahap prakanker sering tidak menimbulkan gejala (92 persen). Selanjutnya masuk tahap kanker invasif berupa kanker stadium I sampai IV. Saat ini biasanya sudah ada gejala seperti perdarahan pasca-sanggama, keputihan, nyeri pinggul, gangguan buang air besar dan kecil, berat badan turun, lemah atau kurang darah akibat perdarahan. Perjalanan penyakit tergantung keganasan virus, kondisi tubuh, dan status gizi.
"Tapi tak perlu panik, karena tidak semua perdarahan dan keputihan berarti gejala kanker. Wanita yang telah menikah atau melakukan hubungan seksual perlu melakukan Pap smear setahun sekali sampai usia 65 tahun," ujar Toto.
Menurut Amru, upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah berpola hidup sehat, gizi seimbang, banyak sayuran dan buah, tidak merokok dan minum alkohol, berperilaku seksual aman, melakukan pemeriksaan rutin (Pap smear) serta segera memeriksakan diri jika merasakan kelainan atau benjolan pada tubuh.
Meski kanker ovarium hanya menempati urutan kedua kanker ginekologik, angka kematiannya cukup tinggi. Menurut dr Imam Rasjidi SpOG dari FKUI/RSCM, ini karena perjalanan kanker ovarium berlangsung diam-diam. (ATK)

Rokok dapat merusak sistem reproduksi

Dalam sebuah harian di Inggris baru-baru ini (HealthDay News) dikemukakan tentang sebuah penelitian yang melaporkan bahwa merokok dapat merusak sistim reproduksi seseorang dan mengurangi peluang untuk memiliki anak yang sehat.

Mereka menganjurkan bagi pasangan yang berencana memiliki anak sebaiknya menghindari kebiasaan merokok.

Studi tentang rokok dan reproduksi yang dilakukan sepanjang 2 dekade itu berkesimpulan bahwa merokok dapat menyebabkan rusaknya sistim reproduksi seseorang mulai dari masa pubertas sampai usia dewasa.

"Banyak sekali efek buruk yang ditimbulkan akibat merokok yang sangat merugikan : 50%-60% merupakan efek yang merusak kesehatan, sisanya dapat menyebabkan kematian," demikian menurut Dr. Sinead Jones, direktur The British Medical Assosiation's Tobacco Control Resource Centre. "Itu sebabnya masalah reproduksi pria maupun wanita perlu mendapat sorotan tersendiri'

Pada penelitian yang dilakukan Dr. Jones ditemukan bahwa wanita yang merokok memiliki kemungkinan relatif lebih kecil untuk mendapatkan keturunan.

Demikian pula pada wanita atau pria perokok yang sedang dalam terapi untuk mendapatkan keturunan, akan memiliki respon yang kurang baik terhadap terapi tersebut.

Menurut Dr. Jones lagi, pria akan mengalami 2 kali resiko terjadi infertil (tidak subur) serta mengalami resiko kerusakan DNA pada sel spermanya. Sedangkan hasil penelitian pada wanita hamil terjadi peningkatan insiden keguguran.
Penelitian tersebut mengatakan dari 3000 sampai 5000 kejadian keguguran per tahun di Inggris, berhubungan erat dengan merokok.

120.000 pria di Inggris yang berusia antara 30 sampai50 tahun mengalami impotensi akibat merokok. Lebih buruk lagi, rokok berimplikasi terhadap 1200 kasus kanker rahim per tahunnya.

, dapat ditarik kesimpulan bahwa wanita perokok dihadapkan pada berbagai macam masalah yaitu : beresiko tinggi terkena penyakit jantung bila menggunakan pil kontrasepsi, menopause dini, dan kanker rahim. Resiko juga dapat terjadi pada proses kelahiran seperti: komplikasi pada plasenta, ketuban pecah dini, bayi lahir prematur dan berat lahir rendah, serta kematian bayi.

Pada bayi-bayi yang ibunya perokok memiliki resiko tinggi mengalami SIDS (kematian mendadak), infeksi telinga, gangguan pernapasan, mendapat serangan asma, serta serangan asma yang lebih berat bila sebelumnya sudah ada riwayat asma.

Penelitian mencatat bahwa semakin banyak merokok otomatis semakin berat pula efek samping yang ditimbulkan, dan bila berhenti merokok maka secara dramatis akan langsung mengurangi efek samping yang terjadi.

"Hasil penelitian tersebut jelas-jelas menunjukkan bahwa merokok dapat merusak generasi yang akan datang", kata Deborah Arnott, direktur dari salah satu organisasi anti-rokok di Inggris. Katanya lagi, "Berhenti merokok harus menjadi prioritas utama bagi pasangan yang ingin memiliki anak."

"Dengan berhenti merokok, yang terpenting bukan hanya meningkatkan peluang mendapatkan keturunan, namun juga memberikan awal kehidupan yang lebih baik pada anak yang akan dilahirkan," lanjutnya. "Lebih dari 17.000 anak di Inggris dirawat di rumah sakit setiap tahunnya disebabkan oleh gangguan pernapasan yang terjadi akibat terpapar dengan asap rokok orangtua mereka. Dengan berhenti merokok, para orangtua tidak hanya memperbaiki kesehatannya sendiri tetapi juga mengurangi resiko timbulnya penyakit pada anak seperti asma dan pneumonia."

Baca selengkapnya....
23.42

HAM

Definisi HAM menurut Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia yaitu Hak Asasi Manusia semua orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak-hak yang sama. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 39/1999 tentang HAM; dijelaskan Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum dan Pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat.Kasus Orde Baru
Kondisi sosial Bangsa Indonesia sejak Indonesia merdeka pada tahun 1945, hingga berakhirnya masa Orde lama, dan kemudian digantikan oleh Orde Baru keduanya memiliki kekuasaan yang bersifat sentralistis, presidenlah yang berperan besar. Pasca turun Soeharto dari panggung politik Indonesia pada Mei 1998 melahirkan eforia reformasi di segala bidang. Reformasi ini disertai dengan berkembangnya isu Hak Asasi Manusia (HAM), demokratisasi, otonomi daerah, kekuasaan yang selama ini terpusat di Jakarta, secara perlahan mulai didelegasikan ke bawah dalam hal ini kepada Gubernur dan kepada Walikota dan Bupati. Pada tingkat ini, pengertian HAM dan demokratisasi cenderung dipersepsikan sendiri-sendiri sehingga mereka yang mengusung isu ini mengekspresikannya secara berlebihan, sehingga kadang berbenturan dengan pemerintah pusat atau pemerintah daerah, konflik antar suku, antar kelompok agama serta antar perusahaan dengan lingkungan masyarakat, terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Hal yang sulit terjadi pada masa Orde Baru.
Isu HAM (Hak Asasi Manusia) yang mencuat kepermukaan bukan saja berkait dengan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh pemerintahan pada masa lalu, seperti kasus pembantaian G30S/PKI, kasus Tanjung Priok, Haur Koneng, kasus 27 Juli 1996, kasus Situbondo, kasus Tasikmalaya, penangkapan dan pemenjaraan atas aktivis pemuda dan mahasiswa yang berbeda pendapat dengan pemerintah yang berkuasa, DOM di Aceh, kasus Trisakti dan Semanggi, kasus lepasnya Timor-Timor, tetapi juga kasus pelanggaran hak asasi manusia pada masa pasca orde baru seperti berlanjutnya penzaliman terhadap rumah-rumah ibadah, konflik terbuka antara Dayak dan Madura di Kalimantan, konflik terbuka di Ambon dan Poso, perlawanan GAM di Aceh, aktifitas OPM di Papua.
Semua ini adalah pelanggaran hak asasi manusia yang terbuka. Beberapa kasus pelanggaran hak asasi manusia yang terbuka seperti yang tersebut pada tabel di atas, memang masih dapat diperdebatkan, apakah layak dikategorikan pelanggaran hak asasi manusia atau tidak. Kasus di atas adalah pelanggaran hak asasi manusia dengan pelaku tertuding adalah negara (negara menzalimin warganya), namun pelanggaran hak asasi manusia yang pelakunya bukan aparat negara belum termasuk di dalamnya seperti warga negara menzalimin negaranya, tetapi dengan mengorbankan orang lain. Antara pelaku aparat negara dengan yang bukan aparat negara mempunyai hubungan sebab akibat. Beberapa kasus pelanggaran hak asasi manusia tersebut, ada yang sudah selesai diadili seperti kasus Timor Timur, ada yang sedang dalam proses penekanan untuk diadili seperti kasus Tanjung Priok. Dan ada yang belum mendapat tanggapan serius seperti kasus G30S/PKI, dan ada yang dianggap bukan kasus pelanggaran hak asasi manusia, seperti kasus Trisakti dan Semanggi.
Bagaimana semua ini dapat terjadi di dalam negara yang sangat menjunjung tinggi Ketuhanan Yang Maha Esa?, yang sangat menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab?, yang sangat menjunjung tinggi persatuan Indonesia?, yang sangat menghargai demokrasi? dan yang sangat mendambakan keadilan sosial?. Bukankah dengan timbulnya pelanggaran HAM sangat bertentangan dengan semangat menjunjung tinggi Ketuhanan Yang Maha Esa?, kemanusiaan yang adil dan beradab?, persatuan Indonesia?, demokrasi? dan cita-cita mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh Indonesia?. Lalu sejauhmana dampak pelanggaran HAM ini mempengaruhi bidang sosial politik, sosial ekonomi dan sosial budaya? Merupakan hal yang perlu dicermati, mengingat dampak pelanggaran HAM ini, merupakan titik lemah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Mengapa negara dan masyarakat Indonesia begitu mudah melakukan pelanggaran HAM? Padahal selama pemerintahan orde baru, aktivitas pembinaan mental mulai dari pendidikan keagamaan secara formal di bangku pendidikan sampai pendidikan keagamaan non formal seperti dorongan untuk rajin beribadah, sampai pembinaan rohani yang dilakukan di media-media baik cetak maupun elektronik, justru menghasilkan masyarakat yang sebaliknya? Dalam bahasa yang lebih kasar, mengapa pada masyarakat yang mengaku beragama, justru tindak pelanggaran HAM meningkat baik dalam jumlah maupun kwalitasnya, sementara masyarakat yang mengaku tidak beragama seperti Baduy di Jawa Barat, tindakan kejahatannya kecil sekali?
Pelaksanaan HAM seharusnya antara hak dan kewajiban antara warga negara atau pemerintah, harus berjalan secara harmonis, tidak dibenarkan hanya menuntut haknya saja, kalau ini terjadi sama dengan pemeras, tidak dibenarkan melaksanakan kewajibannya saja, kalau ini terjadi perbudakan namanya. Ternyata pelaksanaan antara hak dan kewajiban di Indonesia , tidak berjalan seimbang, baik itu oleh aparat pemerintah sebagai pelaku dari sisi pemerintahan, dan kelompok masyarakat dari sisi warga negara.
Kasus pelanggaran hak asasi manusia, pelaku utamanya tertuding adalah aparat negara (negara menzalimin warganya), namun pelanggaran hak asasi manusia yang pelakunya bukan aparat negara tidak pernah diungkapkan secara jelas. (warga menzalimin negaranya). Padahal kedua belah pihak adalah pelanggaran HAM yang siginifikan. Baik aparat negara maupun bukan, mempunyai hubungan sebab akibat, dan korban terbesar dari pelanggaran HAM adalah rakyat biasa yang sama sekali tidak terkait dengan berbagai kepentingan politik dari dua belah pihak yang berseteru.
Terjadinya pelanggaran HAM pada orde baru, berhubungan erat dengan budaya politik orde baru yang menekankan kepada stabiltas keamanan. Pendekatan stabiltas keamanan ini, mengandung anak haram yang bernama kolusi, korupsi dan nepotisme. Pada daerah tertentu, nepotismenya yang menonjol dan pada daerah tertentu kolusinya yang menonjol. Pelanggaran hak asasi manusia ini karena budaya politik yang berkembangkan selama ini khsusunya yang berasal dari orde baru bersifat otoriter dan represif; di dalam sifat otoriter dan represif ada nepotisme dan kolusi, paternalisme serta patrimonial yang ditandai dengan indikatornya antara lain bapakisme, sikap asal bapak senang, tujuannya untuk mengamankan jalur kepentingan penguasa yang berkuasa. Dalam hubungan ini, antara hak dan kewajiban tidak berjalan seiring sejalan.
Akibat tidak harmonisnya hubungan antara hak dan kewajiban melahirkan, kelompok yang hanya menuntut haknya, dan kelompok yang menuntut kewajibannya saja, sehingga mengesankan ada kelompok pemerasan dan ada kelompok pembudakan. Perbenturan keduanya melahirkan pelanggaran atas hak asasi manusia.

Baca selengkapnya....
23.40

“ KETIKA CINTA HARUS MEMILIH”

Kaget… hal inilah yang aku rasakan sekarang. Gimana aku enggak kaget, sebuah spanduk besar bertuliskan” ECHA AKU SAYANG AMA KAMU, MAUKAH KAMU JADI PACARKU??”terpampang di halaman rumahku. Dan yang tambah membuat aku kaget disamping spanduk itu berdiri seorang laki-laki dengan membawa seikat bunga mawar putih. Dan ternyata laki-laki itu kak Adit.

“ Kak Adit, ngapain pagi-pagi udah berdiri disana kok nggak masuk sieh?” Tanya Eca terheran –heran
“ehm.. Cha sini deh. Ada yang kak Adit mau omongin kekamu” pinta Adit
“ Tunggu bentar ya Kak Adit”
“ Ada apa sieh kak Adit tumben pagi- pagi udah kesini bawa bunga lagi, aneh banget deh.”
“ Cha, ini semua kak Adit siapin special buat kamu Cha. Aku sayang banget ama kamu Cha. Dari awal aku kenal ama kamu aku udah sayang banget ama kamu, tapi aku enggak berani ngungkapin ini semua ama kamu. Aku sayang ama kamu Cha. Kamu mau terima kak Adit kan?”
“Kak Adit becandaannya enggak lucu deh.”
“ Aku enggak becanda Cha semua yang aku lakuin ini bener-bener dari lubuk hatiku yang paling dalam”
“Tapi kak Adit gimana ama kak Putri, kak Putri kan sayang banget ama kak Adit. Aku enggak mau ngerusak persahabatan kita Kak.”
“Aku tahu Cha tapi aku enggak bisa ngebohongin perasaanku sendiri kalau selama ini yang aku suka itu kamu Cha bukannya Putri.Cha aku tahu sebenarnya kamu juga sayang ama aku cuman kamu takut sama kenyataan, iyakan. Please aku mohon ama kamu Cha dengerin kata hati kamu.” Pinta Adit
“Echa juga sebenernya juga sayang ama kak Adit.”
“Makasi Cha, aku janji aku bakal selalu ngejagain kamu.”
Akhirnya mereka resmi menjadi seorang kekasih meskipun hal ini masih mereka rahasiakan sama Putri karena saat ini ia masih berada diAustralia. Tiga bulan sudah mereka menjalani hubungan ini dan sejauh ini hubungan mereka baik-baik saja. Mungkin karena mereka saling cinta.
“ Kak Adit hari ini kak Putri pulang, gimana ini sekarang Kak. Aku takut banget kak Putri tahu hubungan kita ini, aku enggak mau dia jadi sedih gara-gara hal ini.” Tanya Echa resah
“Ya, mau gimana lagi Cha mau enggak mau kita harus bilang yang sebenarnya ama Putri. Aku yakin Putri pasti ngerti ama keadaan ini.” Jawab Adit
“Echa nggak ngerti ah Adit, Echa takut banget. Atau gini aja deh Echa punya ide. Gimana kalau Adit pura-pura enggak pacaran ama Echa, yah kayak dulu lagi. Adit bisa temenin Kak Putri jalan- jalan lagi.” Usul Echa
“Tapi Cha, Adit enggak mau nyakitin kamu.”
“Echa enggak bakal sakit hati kok, ini semua Echa lakuin kan demi kebaikan kita bersama. Adit mau kan?” pinta Echa
“ Yah terserah kamu aja deh Cha.”
Seminggu sudah Echa dan Adit menjalani hubungan rahasia ini. Namun hal ini tidak bertahan lama karena sepintar apapun mereka menyembunyikan hubungan mereka pasti akan ketahuan juga.
“Cha aku udah enggak tahan lagi Cha, aku kangen banget ama kamu , aku pengen banget bisa pergi berdua lagi ama kamu Cha. Jalan- jalan ketempat favorit kita.”
“Echa ngerti Adit tapi Echa enggak bisa berbuat apa-apa,Echa takut ketahuan ama kak Putri. Tapi Echa janji akan cari waktu yang tepat supaya kita bisa pergi berdua, tapi enggak sekarang Dit. Echa sayang banget ama Adit.”
“Adit juga sayang banget ama kamu Cha. Ya udah kamu sekarang tidur gieh tar kamu sakit lagi, malam Echa sayang.” Ucap Adit sambil mencium kening Echa penuh kasih sayang.
“Malam juga Adit.” Balas Echa sambil memeluk Adit hangat. Echa baru sadar sekarang kalau sebebarnya ia sangat rindu akan pelukan hangat Adit.
Tanpa disadari oleh Echa dan Adit,Putri sudah mendengar pembicaraan mereka. Namun Putri yang merasa telah dipermainkan oleh adik dan orang yang sangat dicintainya itu tidak bisa tinggal diam begitu saja. Ia pun telah merencanakan suatu permainan balas dendam.
“Adit kamu mau enggak temenin aku pergi sekarang, kan udah lama kita enggak pernah pergi berdua?” pinta Putri
“Tapi Put, entar aku ada janji ama mamaku mau nganterin dia belanja.” Jawab Adit
“Ooh, bagus kalau gitu kita perginya sekalian aja. Aku juga udah kangen ama mama kamu.”
“Tapi Put……..” belum selesai Adit mengucapkan kalimatnya Putri sudah pergi meninggalkanya.
Malam harinya dikamar Echa, Putri terlihat berbicang-bincang dengan adiknya itu.
“Cha anterin aku shopping ya,kan udah lama kita enggak pernah shopping bareng.” Tanya Putri
“Tapi kak besok Echa mau nganterin teman ketoko buku.” Jawab Echa
“Masak kamu nganterin kakak kamu sendiri enggak mau sieh.” Desak Putri
“Ya udah deh Echa temenini deh kak”
Tanpa Echa dan Adit sadari ini semua memang rencana Putri yang ingin ngejebak mereka berdua. Putri sengaja mengundang mereka makan siang bersama, karena besok Putri ingin menjalankan rencana bala dendamnya itu. Echa yang enggak tahu akan hal ini hanya bisa mengikuti kemanapun kakaknya pergi, hingga akhirnya mereka berhenti disebuah rumah makan. Dan yang membuat Echa sangat terkejut didalam rumah makan itu ada Adit yang juga menatapnya heran.
“ Sory ya Dit aku enggak bilang kalau aku ngajakin Echa kesini,aku kasihan ama dia habis dia bengong-bengong aja dirumah.” Putri membuka pembicaraan
“Ee-eenggak apa-apa kok Put.” Jawab Adit dengan nada terbata-bata
“Aku juga enggak apa-apa kok kak. Ya udah sekarang kita pesan makanan dulu nanti kita lanjutkan lagi ngobrolnya.” Sahut Echa berusaha mendinginkan suasana.
Echa dan Adit tak henti-hentinya saling menatap, ada tatapan rindu dimata mereka dan Putri yang mengetahui hal ini hanya bisa menghela nafas berusaha menyembunyikan rasa sakit hatinya itu. Setelah selesai menyantap makanan masing-masing merekapun menuju kepantai untuk melihat sunset.
“Sunsetnya bagus banget ya Dit,udah lama aku enggak ngerasain saat seperti ini. Saat –saat dimana aku bisa berjalan gandengan tangan ama orang yang aku sayang, ngeliatin sunset yang indah banget.” Putri sengaja mengatakannya sambil memegang tangan Adit erat. Hal ini dilakukannya agar Echa cemburu.
“Cha tolong beliin kakak minum ya, kakak haus banget nieh.”
“Aku temenini ya Cha?” Tawar Adit
“Enggak usah Dit, Echa kan udah besar,so dia kan bisa beli minuman sendiri. Enggak apa-apa kan Cha?” Tanya Putri sambil berusaha menahan Adit yang ingin menemani Echa.
“ Iya enggak apa- apa kok kak.” Jawab Echa
Saat Echa sedang pergi membeli minuman Putri berusaha merayu Adit.
“Dit aku sayang banget ama kamu, rasa sayangku ini enggak pernah berubah dari dulu ama kamu Dit,apa kamu juga masih sayang ama aku ?” Putri berusaha mengatakan isi hatinya sambil menggenggam tangan Adit. Hal ini kontan membuat Adit menjadi salah tingkah, enggak tahu apa yang harus ia lakukan sekarang.
“ Aaa..aku….” Adit tak bisa melanjutkan kata-katanya lagi
“Aku tahu mungkin ini terlalu mendadak buat kamu, aku juga enggak maksa kamu buat jawab sekarang. Oh iya aku punya sesuatu buat kamu, aku mau kamu tutup mata kamu sekarang”
“Emangnya apaan sieh Put pake tutup mata segala.” Tanya Adit heran
“Udah tutup aja mata kamu sekarang entar kamu juga bakalan tahu.” Putri berusaha meyakinkan Adit
Adit yang tidak mengerti apa-apa hanya bisa menuruti semua permintaan Putri. Ternyata Putri bermaksud untuk mencium Adit. Kemudian saat ia ingin mencium Adit tiba-tiba Echa datang. Echa yang melihat kejadian itu sangat terkejut.
“Adit……..!!!” teriak Echa keras
Teriakan Echa tak kelak membuat Adit tersadar kemudian membuka matanya, Adit juga sangat terkejut karena wajah Putri berada persis didepan wajahnya.Adit kemudian mendorong tubuh Putri dan berlari mengejar Echa
“Cha tunggu dulu aku bisa ngejelasin semuanya.” Terik Adit sambil tetap berusaha mengejar Echa
Echa berlari tanpa tujuan menyusuri pantai dengan berlinang air mata sampai-sampai ia terjatuh menyandung karang. Dengan segera Adit membangunkan Echa
“Lepasin aku Dit,aku enggak perlu bantuan kamu aku bisa bangun sendiri.”tolak Echa sambil menepiskan tangan Adit
“Cha aku bisa ngejelasin semuanya, dengerin penjelasanku dulu Cha.” Pinta Adit
“Udah enggak ada lagi yang perlu kamu jelasin lagi, aku udah liat semuanya dengan mata kepalaku sendiri. Kamu mau mengelak apa lagi sekarang.” Balas Echa bertubi-tubi
“ Akhirnya kalian aku temukan juga. Ada apa sih sebenarnya kok kalian pada lari-larian gini.” Tanya Putri dengan nafas tersengal-sengal
“Enggak ada apa-apa kok kak.” Jawab Echa dengan nada terputus-putus
“Oooh kirain ada apaan. Kaki kamu kenapa Cha kok berdarah gitu.”
“Enggak apa-apa kok tadi aku tersandung batu, nanti juga ilang sendiri. Kak aku pulang ya?” Tanya Echa
“Echa kaki kamu luka kayak gitu enggak dibilang kenapa-napa entar kalau infeksi gimana. Put kita anterin Echa pulang dulu ya kasian dia kakinya berdarah kayak gitu ” Tanya Adit cemas
“Ooo ya uda kalo gitu kita pulang aja.” Jawab Putri dengan nada sedikit kesal
“Cha sini naik kepunggungku aku gendong.” Tanpa menunggu jawaban dari Echa,Adit langsung menggendongnya. Echa tak bisa berbuat apa-apa lagi ia seakan akan hanyut dalam pelukan hangat Adit yang sudah lama tak pernah dirasakannya lagi
Hal ini tentu saja membuat Putri semakin cemburu. Niatnya untuk membuat Echa cemburu malah membuatnya cemburu. Bahkan Adit memintanya membawa mobil karena Adit ingin mengobati luka Echa.
Seminggu setelah kejadian dipantai itu Adit nekat menceritakan hal yang sebenarnya pada Putri, Adit enggak tega ngeliat Echa menderita kayak gini terus.
“Bagus banget ya selama ini kalian udah ngebohongin aku. Kok kamu tega ngelakuin ini semua sama aku Dit padahal aku itu sayang banget ama kamu Dit, cuman kamu satu-satunya cowok yang aku sayang.” Jawab Putri dengan nada tinggi
“Maafin aku Put dari dulu sebenarnya aku udah suka ama adikmu Echa cuman aku belum berani ngungkapinnya. Aku takut kamu bakalan sakit hati entar.”
“Apa kamu pikir dengan kamu ngebohongin aku,aku enggak akan sakit hati. Kamu salah besar Dit.kalau kamu bilang dari dulu kalau kamu suka ama adik aku, aku enggak bakalan mendam persaanku ini ama kamu. Kamu tahu Dit dengan kamu ngelakuin ini aku jadi sakit hati banget aku kecewa banget udah dibohongin ama adik aku dan seorang cowok yang sangat aku sayang.” Bentak Putri sambil menangis
“ Aku bener-bener minta maaf ama kamu Put, kalau perlu aku mau bersujud ama kamu Putri asal kamu mau maafin aku.” Pinta Adit sambil bersujud
“Cukup!! Aku udah muak dengan semua ini, aku enggak mau ngeliat muka kamu lagi. Pergi kamu dari hadapanku. PERGI!!!” Bentak Putri kasar mengusir Adit
“OK aku tahu kamu butuh waktu buat nerima ini semua. Tapi aku mohon kamu jangan dendam ataupun marah ama Echa Karena ini semua salahku bukan salahnya. Jadi kalau kamu ingin marah lampiaskanlah padaku.” Ucap Adit sambil pergi berlalu meninggalkan Putri yang masih larut dalam kesedihannya.
Malam harinya ketika Putri sedang merapikan baju-bajunya karena besok ia akan pergi keAustralia lagi guna melanjutkan kuliahnya.
“Kak, kok kakak baliknya cepat sieh padahal Echa kan masih kangen ama kakak, kita juga belum sempat pergi berdua. Emangnya perginya enggak bisa ditunda ya kak?” Tanya Echa
Putri hanya diam saja tanpa menjawab sepatahpun pernyaanyaan yang diajukan oleh Echa
“Kak, kok kakak diem aja sieh? Kok kakak enggak jawab pertanyaan Echa barusan, kakak enggak lagi marah kan ma Echa?” Tanya Echa
“Enggak kok Cha, kakak cuman masih capek aja. Kamu juga tidur gih sana katanya besok mau nganterin kakak kebandara entar enggak bisa bangun lho.” Sahut Echa sambil bersaha menyebunyikan rasa sakit hatinya pada adiknya itu.”
******
“Apa Dit, kamu udah certain semuanya ke kak Putri, pantesan aja tadi dia diem aja waktu aku tanyain kenapa dia buru-buru balik keAustralia padahal liburannya masih 2 minggu lagi lho.” Celoteh Echa dengan Adit ditelepon
“Iya maaf Cha, aku enggak punya pilihan lain selain jujur kedia. Aku enggak mau ngeliat kamu sakit hati terus Cha, aku juga jadi sakit jadinya Cha. Toh lama-lama Putri juga bakalan tahu hubungan kita ini” sahut Adit
“Kamu ada benernya juga sih Dit. Tapi kak Putri kok enggak ada cerita apa-apa ke aku ya. Padahal kan seharusnya dia marah banget ama aku.”
“Lho itu bagus kan Cha, itu artinya dia ngerestuin hubungan kita. Ya udah deh Cha katanya besok kamu mau ikut kebandara, tidur dulu gieh sana udah malam tar enggak bisa bangun lagi.”
“Iiiihh…Adit ini sama aja deh ama kak Echa nganggep aku kayak anak kecil aja, aku kan udah gede Dit, karang aku kan udah jadi mahasiswi.” Rengek Echa manja pada Adit
“Iya deh yang udah jadi mahasiswi sekarang, mesipun udah kiuliah tetep enggak boleh begadang lho. Tidur sana gieh. Malam Echa sayang.”
“Sok tua banget sih yayangku ini. Ya udah deh malam juga Aditku sayang, sweet dream ya” mereka terlihat sangat bahagia seakan-akan semua rintangan itu hanyalah angin lalu bagi mereka
Esok paginya di bandara Ngurah Rai
“ Hati-hati ya kak,jaga diri kakak baik-baik diAustralia” ucap Echa sambil memeluk kakaknya
“Kamu juga jaga diri baik-baik, jagain mama papa, terus kuliah yang bener jangan suka bolos.” Balas Putri, dan tanpa terasa air matanya pun menetes
“ Jagain Echa baik-baik,jangan pernah kamu sakitin dia karena kalau sampai hal itu terjadi kamu akan berurusan denganku nanti” ucapnya pada Adit
Adit yang sudah mengerti maksud Putri tadi kemudian tersenyum bahagia. Akhirnya pesawat menuju Australia pun lepas landas. Namun sebelum berangkat Putri telah menuliskan sepucuk surat untuk Adit dan Echa
TO: ECHA dan ADIT
Adit,Echa waktu kalian baca suratku ini mungkin aku sedang berangkat keAustralia. Ada hal penting yang ingin aku katakan, jujur sampai sekarang aku masih sayang sama Adit. Tapi apa daya sayang Adit cuman buat Echa bukan buatku. Dari awal kedatanganku keBali aku sudah tahu kalau kalian sudah pacaran tapi aku berusaha menutupi itu semua karena aku fikir mungkin dengan kedatanganku ini hati Adit akan kembali menjadi milikku. Namun aku salah besar cinta Adit ternya hanya untuk Echa saja. Mungkin awalnya aku sangat kaget dan syok mengetahui kenyataan yang sebenaranya bahkan ketika hal itu diucapkan langsung dari seorang laki-laki yang sangat aku sayangi. Tapi akhirnya aku sadar cinta tak bisa dipaksakan, seberapa keraspun aku mencoba cinta Adit takkan pernah kumiliki. Mungkin cuman ini aja yang bisa aku katakan sama kalian aku harap hubungan bisa langgeng terus bahkan bila perlu ampe married. Aku udah ikhlas sekarang demi kebahagiaan adikku tercinta dan sahabat tersayangku

Salam sayang
Putri



Baca selengkapnya....