23.46

SAHABAT

kau memberi aku hidup dalam senyum tulus
tersadar saat lengan kokohmu menyambutku
kusandarkan kepalaku tanpa beban bermakna
terasa hangat dan nyaman tanpa derita

katamu mengalir menyejukkan relung sukmaku
teropongi dalam liat sanubariku
beranjak dari kepalsuan, kegundahan, kepahitan
kau dating dengan keikhlasanmu yang merona lembut

andai ku punya kau di setiap kelahiranku
takkan kupinta hidup yang lain selain ini
harapanku dalam inginku terlampir dalam doa
kupinta tetap kau dan aku, menjadi…sahabatku

0 komentar: